Rapat Pimpinan Gubernur DKI Jakarta Ahok Dinas Kebersihan DKI Jakarta 2015
Ahok ingin dihitung volume sampah warga, nggak bisa asal buang sampah seenaknya kalau diatas volume harus bayar, Kas Pemda untuk iuran sampah warga harus diterapkan, sehingga bisa terkontrol dengan baik pengelolaan uang sampah. Pergub akan dikeluarkan dalam tahun ini, dipercepat untuk pengelolaan sampah kawasan komersial dan perdagangan.
Ahok ingin permasalahan sampah di DKI Jakarta dibuatkan aplikasi yang bisa memantau Truk sampah, siapa petugas sampah, no.hp para pekerja, no.rekening dan lebih lengkap lagi sehingga bisa dipantau oleh masyarakat dan masyarakat bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk mengamati kinerja pengelolaan sampah di setiap kawasan tempat tinggalnya.
Pengadaan lampu tidak lagi dikontrak dengan swasta, tapi melalui lurah. dibuatkan sistem smart city, tinggal ambil stok di lurah untuk penggantian lampu dengan sistem inventory. Tidak ada lagi model nunggu lelang bola lampu dulu baru diperbaiki lampu mati.
Ahok punya rekaman oknum pegawai-pegawai yang curang, yang main ngancam, langsung dipecat! Ahok harus tahu diwilayah rumah saya siapa yang jaga, berapa personal dari satpam, angkatan laut, pakai senjata apa berapa jumlahnya. Lurah yang tidak berani hadapi RT RW harus dicopot. Lurah malas dipecat, ini untuk kebaikan masyarakat. RT RW tidak boleh digaji lagi, uang operasional harus ditanggung oleh Lurah. Mereka harus melaporkan dana operasionalnya untuk apa.
No comments:
Post a Comment