Sunday, September 13, 2015

Rapat Gubernur DKI Jakarta Ahok bersama Badan Koordinasi Penataan ruang daerah (BKPRD)


Disini kita akan menyaksikan rapat mengenai Reklame di Luar Negeri yang ingin coba di adopsi di DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Ahok. Ahok ingin menegaskan kembali oknum-oknum di Biro Iklan akan ditegas. Permainan satu set : berapa tukang las yang kehilangan pekerjaan, gimana standar negara luar di ikut aja, tidak ada persuasi lagi.

Kedepan sistemnya BTO dan bukan BOT (Build Operate Transfer)  Seperti kasus Sea World panjang urusannya. Jadi kedepan begitu bangun langsung punya DKI Jakarta langsung berita acara serah terima, begitu anda operasikan tidak becus, kacau langsung di usir dan diberikan ke pihak lainnya. Masak DKI punya begitu banyak lahan tanah tidak bisa kaya raya di Jakarta? ini ada satu yang salah di masa Gubernur DKI Jakarta dahulu yang harus dibereskan sekarang.

Rapat Gubernur DKI Jakarta Ahok bersama Badan Koordinasi Penataan ruang daerah (BKPRD)


Ide Ahok luar biasa : Bikin Pergub untuk menata kawasan.

Perlebar jalan, Pohon dipindahin, semua sepanjang jalan pagarnya harus dibuka, diberikan insentif bisa dibuatkan restoran dan cafe, pembatas antar tanah kavling juga harus dibuka, semua gedung harus dipasang CCTV, semua gedung boleh pasang LED tanpa bayar pajak, Bus tingkat gratis 24 jam berputar-putar untuk melayani masyarakat Jakarta.

Taman Sudirman akan diubah menjadi Orchard Road-nya Singapura.
Jalan Kaki aman karna ada CCTV


 

No comments:

Post a Comment