Sunday, August 30, 2015

Ide Ahok untuk Pulau Seribu


Ide Ahok untuk Pulau Seribu banyak sekali, dan Permasalahan di Pulau Seribu juga banyak sekali, masalah utamanya adalah ketidaksiapan infrastruktur untuk membangun pulau seribu, alasannya bukan karna tidak ada uang untuk membangun infrastruktur, tapi SDM yang mengurus masalah Listrik (PLN) dalam hal ini tidak tahu berapa anggaran yang dibutuhkan tinggal dibuatkan dan diminta kepada Gubernur, sehingga masalah ini kelar di tahun 2015 atau paling telat tahun 2016. Ketidaksiapan SDM di Indonesia selalu menjadi momok yang menakutkan, sehingga rakyat terlambat mendapatkan pelayanan, indek kepuasaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah selalu mengecewakan, akibat dari Para Pelaksana bawahan Gubernur tidak cakap, dan ahli dibidang yang ia kerjakan, terbukti dari Rapat Dengar Pendapat Pimpinan bersama pihak PLN.

Ide Ahok untuk Pulau Seribu
Picture Source : Kompas


Ada hal lainya yang dibicarakan oleh Ahok, yaitu membangun kelautan yang memberdayakan masyarakat untuk budidaya perikanan dengan sistem bagi hasil kepada pemerintah, masyarakat dibiayai untuk Bibit ikan pakan dan obat-obatan, digaji untuk berkerja dibidang budidaya perikanan, lalu dibuatkan saranan dan prasarana budidaya perikanan, lalu diberikan bagi hasil 20% untuk pekerja, lalu ditambah lagi 20% untuk kebutuhan rumah tangga pekerja, asuransi dan pendidikan anak-anak, sisanya 20% lagi untuk pemerintah dengan sistem 80:20 seperti ini, sudah sangat membantu perekomonian warga kedepannya. Tinggal aparatur pemerintah siap tidak mewujudkannya.

Bagaimana cara Ahok mewujudkan rencana mengolah air laut menjadi air konsumsi seperti di Israel dengan biaya 50 Triliun, ia yakin sanggup membiayai kalau biaya operasional rutin sudah terdata semuanya dibiayai sendiri bukan pakai swasta, tidak ada yang bocor-bocor lagi, kalau para pengemplang pajak Toko Hotel Rumah Makan  yang tipu-tipu bisa dikejar kalau perlu di TUTUP, tidak bisa dijual kecuali ke Pemprov, karna untuk membangun Jakarta itu gampang uang berlimpah asal tidak ada pencuri




No comments:

Post a Comment