Gubernur DKI Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok telah mengeluarkan instruksi
kepada Jaya Ancol untuk menutup wahana Sea World. Perintah penutupan
dikeluarkan karena manajemen Sea World salah menafsirkan perjanjian kontrak
kerja pengelolaan wahana tersebut.
Menurut Ahok, manajemen
Sea World menafsirkan perpanjangan kontrak pengelolaan bersifat otomatis.
Padahal, setelah kontrak berakhir seharusnya kontrak harus diperbarui dengan
kontrak baru yang berisi kesepakatan-kesepakatan baru.
“Itu kan penafsiran
yang lucu, dari Sea World BOT 25 tahun lalu nyambung lagi 20 tahun, tapi itu
tak bisa dan harus dikembalikan dulu. Kalau pengertian kita, setelah 25 tahun
balikin dulu dong,” kata Ahok pada 2 Oktober lalu.
Gubernur DKI Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengancam akan menggugat PT Sea World Indonesia
ke pengadilan apabila wahana sea world tetap dibuka usai ditutup secara sepihak
PT Pembangunan Jaya Ancol. Pasalnya, Pemprov DKI bakal menggaet pengacara
swasta untuk menggugat kasus tersebut ke pengadilan.
"Harusnya enggak
boleh (buka). Bisa kita gugat mereka," ujar Ahok di Balai Kota DKI,
Jakarta, Kamis (2/9).
Ahok menilai Lippo Grup
yang membawahi PT Sea World Indonesia itu bandel. Pemprov DKI meminta
pengelolaan Sea World dikembalikan terlebih dahulu.
Namun, Lippo Grup tetap
bandel dengan tetap membuka wahana bawah laut terbesar di Indonesia. "Kita
cepat-cepat umumkan, kan lucu, barang kita masa nggak mau dibalikin 25 tahun.
Nanti bisa disalahin nggak kita sama BPK, salah juga. Ini bandelnya, maka suruh
Jaya Ancol beresin," kata Ahok.
"Dulu kita dapat
10 persen dari tiket, terus setelah jadi punya kita, dia ajuin 5 persen. Mana
masuk akal dia ajuin 5 persen. Masa setelah jadi punya kita, kita dapat lebih
kecil. Ya sudah, kita bubarin, kita ambil alih. Dia malah enggak mau pergi, ya
sudah kita tutup saja," tegas Ahok.
Bahkan, Ahok telah
memerintahkan kepada anak buahnya untuk menyita lahan tempat berdirinya Sea
World. "Pengadilan sudah putusin, makanya kita kirim surat ke pengadilan
suruh sita. Ini punya kita, BOT 25 tahun masa bandel banget sih gitu. Ini
(ulahnya) Lippo Grup," keluh Ahok.
.

No comments:
Post a Comment