Intinya proyek-proyek bantuan Jepang itu sengaja memperlambat kita, seluruh pipa, kabel-kabel dan limbah-limbah di Jakarta harus dikerjain cepat. Planning untuk puluhan tahun buat apa? seperti kasus Bank Dunia akan membantu ini itu setelah 3tahun, buat apa? kita perlu segera dibuat.Dari dulu Pembangunan Jaya lobi-lobi ke Gubernur, buat apa? Secara Professional seluruh saham DKI milik Holding.
Menarik sekali kebijakan Ahok kepada BUMD semua rapat dan perjanjian harus dibuatkan rekaman video, sehingga untuk kasus tertentu seperti masalah pembelian lahan tanah - harus jelas - siapa ahli waris, berapa nilai appraisal, negosiasi siapa saja yang diundang, membawa apa (persetujuan) menghadapi siapa yang negosiasi, ada lokasi dimana, ada laporan negosiasi, ada catatan notulen. semuanya harus jelas perinciannya. semua pertemuan tidak ada pribadi ke pribadi.
Yang paling penting transparan, tidak ada fitnah diantara kita. Gunanya rapat dibuka banyak sekali, sehingga masyarakat bisa tahu, dan para mafia-mafia yang ikut rapat bersama Gubernur, akan dilaporkan oleh masyarakat kepada Gubernur secara langsung via sms pengaduan oleh masyarakat. Kasus: Boleh tidak beli tanah yang ditaruh di Bank? Boleh, Panggil Bank-nya bersama Notaris, dibayar ke Bank, bukan melalui perantara individu.

No comments:
Post a Comment